Jumat, 29 April 2016

CHOICHE OR ACCIDENT

Juni 2009 atau kurang lebih 2495 hari yang lalu. 

Tenang, saya tidak akan menulis sejarah politik Indonesia, tapi sejarah peradaban Yunani. Oke bukan, itu jauh lebih berat.

Dua ribu sembilan bukan tahun kelahiran saya apalagi tahun pernikahan. Juni 2009 adalah saat saya melepas masa paling indah 'katanya' (re:senior high school)


Seperti kebanyakan ababil yang pada zaman itu penemuan ini belum diciptakan, pilihan lanjut studi ke fakultas tertentu menjadi pertanyaan terberat kedua setelah pertanyaan telur atau ayam yang lebih dulu.

Itu juga yang terjadi pada saya. Cita cita sejuta umat yang sejak kecil  ingin jadi dokter agar kaya raya dan bebas nyuntik orang untuk mengobati orang sakit tidak dapat terwujud sejak negara api menyerang. 

Saya yang lahir, berkembang biak, SD, SMP, SMA di Baubau (salah satu kota madya di Sulawesi Tenggara, kepulauan Buton) AKHIRNYA tetap tidak berpindah tempat 😑 

Karena saya perempuan, ibu menyarankan jurusan yang masih berbau kesehatan yaitu membuka klinik tong fang kebidanan di Akbid Buton Raya sebagai angkatan pertama *tepuktangan.

Ibarat anak kecil yang udah ngantuk, dikelonin, tidur, bangun bangun saya sudah wisuda d3 kebidanan (dengan sebutan Amd.Keb) November 2012. 

Semua terjadi begitu saja, dipaksa, terpaksa hingga akhirnya terbiasa.

Namun menjadi bidan mengajarkan saya untuk lebih menghargai orang tua terutama ibu. Proses panjang kehamilan, proses kompleks melahirkan, dan proses santai namun tetap mengancam nifas membuat saya ingin selalu mencium kaki ibu untuk meminta maaf. *jadianakmanis 👼🏻

Rasa 'uuuu' pada saat membantu persalinan seorang bayi membayar berkali-kali lipat raga yang terjaga semalam suntuk. *ngelapkeringat 😁

Oke selesai. September 2013, setelah 264 bulan stay di kota Baubau. Finally, saya diizinkan merantau ke kota daeng *kelilinglapangansambilpegangobor untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, D4 Bidan pendidik. 

Saat injury time, dikala maba gelombang terkhir ujian pada hari senin, saya baru on the way hari sabtu.  Menempuh jarak lebih dari 12 jam dengan kapal PELNI, the power of  kepepet kembali menujukkan tajinya, eh taringnya, atau jambulnya oke whatever apa namanya. 

Saya akhirnya bergabung dengan civitas STIKes Mega Rezky Makassar dan wisuda 1 tahun kemudian, tepatnya 21 Oktober 2014 dengan gelar S.ST (Sarjana Sains Terapan)

Sampai saat menulis draft dan memposting tulisan ini, saya masih betah di kota daeng (Makassar). 

Meskipun minggu minggu pertama berada di kota ini selalu mengundang air mata karena rindu kampung halaman. Saya akhirnya survive hingga hampir 3 tahun 😁


Saat ini, saya tengah melanjutkan studi pada jenjang S2 di Universitas Hasanuddin (akhirnya negeri juga 🙆🏻) dengan tetap konsisten mengambil S2 kebidanan.

So, entah pilihan atau kecelakaan. Kenyataannya saya sudah menggeluti bidang ini hingga nyaris ke tahap magister.

Cukup cintai apa yang kamu miliki, syukuri selanjutnya lihat kerja Tuhan.


10 komentar:

  1. Cop komen pertama,
    Harus diabadikan nihh 😝
    *capture*

    BalasHapus
  2. Hahaha keren2, lanjutkan nulisnya krinyol :-*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa, ada ketua jones 🙆🏻
      Makasih kk anna *cium tangan

      Hapus
  3. Dirimu dengan diriku bernasib sama..mbak krinyol, diriku dl mo jadi pilot,tp krn ketepaksaan ingin menjadi anak manis ,ikut kata ma2 n pa2 deh..du restuin jd seorang bidan...alhamdulillah...seperti kata mbak kriyol..krn dipaksa,terpaksa akhirnya menjadi biasa sj, dan harus di syukuri..bahwa sy skrng bangga dan mencintai profesi bidan.

    BalasHapus
  4. Dirimu dengan diriku bernasib sama..mbak krinyol, diriku dl mo jadi pilot,tp krn ketepaksaan ingin menjadi anak manis ,ikut kata ma2 n pa2 deh..du restuin jd seorang bidan...alhamdulillah...seperti kata mbak kriyol..krn dipaksa,terpaksa akhirnya menjadi biasa sj, dan harus di syukuri..bahwa sy skrng bangga dan mencintai profesi bidan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa, kak kharis lebih kereen cita cita awalnya, pilot 👯🙆🏻

      Hapus
    2. Bukannya citacita awalmu jadi penjual ikan gus? Hakhakhakk

      Hapus
    3. Hahaa, itu kalau lagi bermain peran waktu kecil do -_-

      Hapus
    4. Hahaa, itu kalau lagi bermain peran waktu kecil do -_-

      Hapus